
Penggunaan Plastik pada kehidupan sehari-hari menghasilkan limbah dan untuk mengurangi menumpuknya limbah tersebut selanjutnya limbah plastik tersebut diproses dan dibuat menjadi Biji Plastik. Biji Plastik adalah hasil daur ulang dari limbah plastik yang berbentuk butiran berwarna bening maupun warna warni sesuai bahan limbah dasarnya. Selain jenis biji plastik daur ulang, dipasaran juga ada jenis biji plastik original yang harganya lebih mahal karena terbuat dari zat kimia yang disebut Styrin Monomer dan biasanya diimport dari luar negeri
Baik Biji Plastik Original maupun Daur Ulang melalui proses pembuatan dan pengolahan yang berbeda tergantung pada jjenis produk akhir yang ingin dibuat. Meskipun begitu secara umum akan melalu tahapan sebagai berikut :
- Injection Molding : pada tahap plastik yang akan diolah masih dalam bentuk biji ataupun pelet ,dan bahan ini diproses dengan cara dimasukkan kedalam wadah yang bersuhu tinggi ,sehingga bahan awal akan meleleh dan hasil dari lelehan tersebut ditampung/dituang dan diolah sesuai kebutuhan produksinya.
- Ekstrusi : yaitu proses pemampatan / pemadatan hasil lelehan dari biji atau pelet plastik sehingga terbentuklah hasil yang sesuai dengan bentuk yang telah didesain / direncakan.
- Thermoforming, Pada tahap ini , lelehan dari biji plastik telah berbentuk lempeng padat yang akan kembali dipanaskan, dan setelah meleleh, hasil lelehan tersebut dituang ke dalam cetakan yang lain lagi.
- Blow Moding : merupakan proses akhir dari pembuatan plastik. Pada tahap ini biji plastik dimasukkan ke dalam tabung panas dan dilelehkan dan di Stretching sesuai dimensi yang dipergunakan., lalu akan ditiupkan udara (blow) sehingga plastik mengembang dan menempel pada molding (cetakan) pada sekrum secara berkelanjutan
Demikian informasi singkat yang bisa kami berikan terkait proses pembuatan dan pengolahan biji plastik. Karena proses yang begitu rumit, para pelaku industri pengolahan limbah plastik menjadi pelet atau biji plastik mempunyai tantangan tersendiri. Selain diperlukannya teknologi yang selalu diperbarui untuk mengurangi polusi, pasokan bahan juga menjadi tantangan tersediri.